Cetak Hafidz-Hafidzah, PPIT Al Hikmah Boyolali Launching Rumah Quran

CategoriesInfo Pondok PesantrenRumah QuranTagged ,

BOYOLALI – Pondok Pesantren Islam Terpadu (PPIT) Al Hikmah Karanggede, Boyolali, Jawa Tengah, melakukan peresmian atau launching Rumah Quran, Ahad (19/7/2020).

Peresmian Rumah Quran ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus Yayasan Al Hikmah Boyolali (YABI) seperti Ustadz Abdullah Ihsan Al Farhan, Ustadz Muhammad Jazari, Ustadz Syaifudin, Ustadzah Ning Hidayati Khomsi, dan sebagainya.

Hadir pula dalam peresmian Rumah Quran yang digelar di Aula Kampus I PPIT Al Hikmah ini, Direktur Pesantren Ustadz Ahmad Mifdlol Muthohar, dan Kepala Lembaga Tahfidz Quran (LTQ) PPIT Al Hikmah Boyolali, Ustadz Asep Maulana Al Hafidz.

Karena sedang dalam masa pandemic corona, dalam peresmian ini panitia menerapkan protokol kesehatan seperti mengenakan masker dan membatasi jumlah peserta yang hadir.

PPIT-Alhikmah-Boyolali-Launching-Rumah-Quran

“Seharusnya kegiatan atau launching Rumah Quran ini diikuti oleh 8 calon hafidz dan 19 calon hafidzah yang semuanya datang dari berbagai daerah, termasuk dari luar Jawa. Ada yang dari Kalimantan, Palembang, dari Sumenep,” ujar Ketua Panitia Peresmian Rumah Quran, Ustadz Nurcholis Majid.

Ketua Yayasan Al Hikmah Boyolali (YABI) Ustadz Abdullah Ihsan Al Farhan menyampaikan bahwa Rumah Quran ini merupakan salah satu dari cita-cita besar yang sudah lama diimpikan di PPIT Al Hikmah Boyolali.

“Meskipun Al Hikmah sudah berdiri sejak tahun 2000, baru pada tahun ini kita bisa melaunching, insya Allah program Rumah Quran yang harapannya ini akan mengakselerasi apa yang sudah jadi mimpi dan cita-cita besar kita. Tapi meskipun ini tahun pertama, kita berharap program ini akan berjalan sukses. Program ini akan menghasilkan output sebagaimana yang kita impikan, yang kita cita-citakan,” Ujar Ustadz Abdullah Ihsan Al Farhan dalam sambutan beliau.

Ustadz Abdullah Ihsan yakin bahwa program ini akan menghasilkan output yang akan memberikan kemanfaatan terhadap kemajuan bangsa dan negara.

“Keyakinan bahwa program ini akan sukses, akan menghasilkan output yang akan memberikan kemanfaatan terhadap kemajuan bangsa dan negara, terhadap kemajuan dakwah dan kemaslahatan ummat ini, setidaknya yang pertama karena kita bersama Alquran. Yang kita perjuangkan ini Kalamullah. Jadi apalagi yang kita ragukan ketika yang kita inginkan itu mendekat bersama Allah Subhanahu wa ta’ala Dzat Yang Maha Kuasa?” tambah beliau.

Senada dengan Ketua Yayasan, Direktur Pesantren PPIT Al Hikmah Boyolali Ustadz Ahmad Mifdlol Muthohar dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa launching ini merupakan salah satu ikhtiar untuk mewujudkan lembaga pendidikan Alquran pencetak hafidz-hafidzah.

“Insya Allah dalam proses kita menuju kepada lembaga pendidikan Alquran, kita sangat yakin Allah Subhanahu wa ta’ala akan mem-backup. Dalam sejarah selalu seperti itu. Nabi yang terbaik, Nabi Muhammad juga yang mendapatkan Alquran. Malaikat Jibril yang malaikat terbaik juga yang memberikan wahyu Alquran. Malam Lailatul Qadar, malam di mana turunnya Alquran. Kemudian orang yang belajar Alquran juga menjadi orang yang terbaik. Seperti itu. Asal dengan syarat semuanya ikhlas lillahi ta’ala.” Ujar Ustadz Ahmad Mifdlol Muthohar.

Program Rumah Quran terbagi menjadi 2 macam. Yang pertama Mulazamah Quran untuk di bawah 17 tahun dengan program beasiswa dan non beasiswa. Dan yang kedua adalah Markaz Quran untuk usia setelah SMA dengan program full beasiswa.

Prosesi inti dari peresmian Rumah Quran ditandai dengan pemotongan pita yang disaksikan oleh para pengurus Yayasan Al Hikmah Boyolali dan peserta yang hadir di Aula PPIT Al Hikmah.

Setelah proses peresmian, acara dilanjutkan dengan stadium general dari Ustadz Asep Maulana Al Hafidz sebagai Ketua LTQ PPIT Al Hikmah Boyolali.

“Amalan pikiran dan jasad kita fokus dengan apa yang akan kita lalui hari ini. Selesaikan 30 juz. Jadi, harus punya motivasi masing-masing dilandasi ikhlas dan syukur,” terang Ustadz Asep.

Selain memberi motivasi, Ustadz Asep juga menyampaikan komitmen PPIT Al Hikmah terhadap orang tua yang menitipkan putra putrinya untuk belajar di PPIT Al Hikmah.

“Bapak dan ibu sekalian, komitmen kami di sini (PPIT Al Hikmah-red) adalah tidak akan menyia-nyiakan potensi putra dan putri panjenengan, Insya Allah. Ternyata sudah mentok potensinya, sudah selesai 30 juz dan sudah mutqin, kita akan carikan beasiswa, kita akan carikan daurah yang dia bisa berkembang lagi potensinya,” tambah Ustadz Asep.

Silahkan di Share ...:-)

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *